Langgar Prokes Jadi Alasan Polisi Bubarkan Demo PPKM di Ambon
Langgar Prokes Jadi Alasan Polisi Bubarkan Demo PPKM di Ambon |
- Langgar Prokes Jadi Alasan Polisi Bubarkan Demo PPKM di Ambon
- Romi Agusriansyah dan Indra Irawanto Harap Bansos PPKM Ringankan Beban Warga Tanimbar
- Polres Tanimbar Salurkan 10 Ton Beras Bansos PPKM Mikro
- Minat Baca Warga Tanimbar Rendah, Joseph Titirloloby Tingkatkan Perpustakaan Desa
| Langgar Prokes Jadi Alasan Polisi Bubarkan Demo PPKM di Ambon Posted: 16 Jul 2021 10:05 PM PDT AMBON, LELEMUKU.COM - Aksi demonstrasi yang bertujuan menolak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di depan Balai Kota Ambon, terpaksa dibubarkan aparat kepolisian, Jumat (16/7/2021). Pembubaran terpaksa dilakukan karena aksi mahasiswa itu dianggap telah melanggar protokol kesehatan, yaitu menciptakan kerumunan massa dalam jumlah besar. Unjuk rasa dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam sejumlah perguruan tinggi. Seperti IAIN Ambon, Unpatti, Darussalam, dan Aliansi Literasi Pemuda Maluku kota Ambon. Jumlah massa aksi sekitar tiga ratusan orang. "Benar, kita membubarkan para pendemo karena mereka sudah melanggar protokol kesehatan. Mereka berkerumun, dan ada yang tidak pakai masker," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. M. Rum Ohoirat. Aksi unjuk rasa telah melanggar protokol kesehatan. Apalagi, kata Rum, saat ini Kota Ambon dalam status zona merah Covid-19. Ibukota Provinsi Maluku tersebut, saat ini angka penyebaran virus mematikan terus mengalami peningkatan. "Yang kita lakukan bukan untuk kepentingan kita, tapi untuk kepentingan semua orang, termasuk adik-adik mahasiswa sendiri," sebutnya. Juru bicara Polda Maluku ini mengaku saban hari ditemukan korban meninggal akibat terpapar virus pandemi. "Bahkan tadi malam kita kawal proses pemakaman korban yang meninggal gara-gara Covid-19 itu sebanyak sebelas orang," terangnya. Rum mengaku sebelum aksi unjuk rasa dibubarkan, pihaknya telah memberikan himbauan agar ratusan mahasiswa bisa pulang secara aman. "Kita sudah lakukan sesuai prosedur. Kita sudah memberikan himbauan, meminta mereka pulang dengan baik-baik, tapi mereka tetap ngotot, dan terus melakukan provokasi," ujarnya. Rum tidak mengelak terdapat sejumlah mahasiswa yang diamankan. Mereka yang diamankan berjumlah 29 orang. "Kalau yang 28 orang sudah kita lepas, setelah kami berikan pembinaan. Sementara yang 1 orang masih kita amankan, karena dia bukan mahasiswa," sebutnya. Mantan Kapolres Kepulauan Aru dan Kota Tual ini juga mengaku pihaknya telah memberikan himbauan kepada para mahasiswa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, menjauh dari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. "Namun himbuan yang disampaikan oleh petugas Satgas Gustu Kota Ambon dan Polresta Ambon tidak diindahkan. Makanya dibubarkan," terangnya. Ia mengaku, massa aksi mulai berkumpul dari Gong Perdamaian Dunia pukul 10.54 WIT. Tak berselang lama, tim Satgas Covid-19 Kota Ambon bersama personel Polresta memberikan himbauan protokol kesehatan. "Mereka diminta untuk membubarkan diri karena peserta aksi tidak taat prokes dengan tidak pakai masker dan berkerumun," katanya lagi. Tak lama berselang atau sekitar pukul 11.30 WIT, massa aksi bernegosiasi untuk diberikan jalan melaksanakan shalat Jumat. "Namun saat sampai di perempatan Polsek Sirimau mereka kembali melaksanakan aksi sehingga aksi kembali di bubarkan," ujarnya Usai shalat Jumat atau sekitar pukul 14.12 WIT, dua peserta aksi dari aliansi yang berbeda bergabung dan melakukan Long march dari Masjid Raya Al Fatah menuju depan Kantor Balai Kota Ambon. Mereka melakukan aksi unjuk rasa. Namun kembali dibubarkan karena tidak patuhi protokol kesehatan. "Beberapa oknum mahasiswa memprovokasi peserta aksi untuk tidak mematuhi himbauan dari tim gugus Kota Ambon dan Polresta Ambon, makanya langsung dibubarkan. Rum menghimbau kepada para mahasiswa agar bersama-sama pihaknya untuk menekan angka penyebaran covid-19 di Maluku, khusunya Kota Ambon. "Mari kita sama-sama lawan Covid ini. Bantu kami untuk menghimbau masyarakat agar dapat menerapkan protokol kesehatan, sehingga angka penyebaran covid dapat ditekan," pintanya. (HumasPoldaMaluku) |
| Romi Agusriansyah dan Indra Irawanto Harap Bansos PPKM Ringankan Beban Warga Tanimbar Posted: 16 Jul 2021 07:26 AM PDT SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Tanimbar dan Kodim 1507 Saumlaki menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa beras untuk warga yang terdampak penerapan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. |
| Polres Tanimbar Salurkan 10 Ton Beras Bansos PPKM Mikro Posted: 16 Jul 2021 10:37 PM PDT SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku menyerahakan Bantuan Sosial (Bansos) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro secara Simbolis kepada Masyarakat melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kodim 1507/Saumlaki. Secara simbolis bansos tersebut diserahkan oleh Kapolres Tanimbar, AKBP Romi Agusriansyah, S. I. K., dan Dandim 1507/Saumlaki, Letkol Inf. Indra Hirawanto di Mako Polres Tanimbar pada Jumat, 16 Juli 2021, pukul 18.00 WIT. "Bansos dilalukan dengan tujuan membantu masyarakat ditengah pandemi Covid-19 yang melanda negara dan PPKM berbasis mikro, selain itu Pemberian bansos ini merupakan instruksi dari Pemerintah dan ditindaklanjuti oleh Kapolri dan Panglima TNI kepada seluruh jajaran," ungkap Kapolres Romi. Bantuan yang diberikan berupa Beras sebanyak 10 TON atau 10.000 Kg. Turut hadir dalam Kegiatan Wakapolres Tanimbar, Kompol Hendra. Y. P. Haurissa, S. H., Kasat Binmas Polres Tanimbar, IPTU Y. Oraplean, Para Bhabinkamtibmas Polres Tanimbar dan Para Babinsa Kodim 1507/SAUMLAKI. (Polres Tanimbar) |
| Minat Baca Warga Tanimbar Rendah, Joseph Titirloloby Tingkatkan Perpustakaan Desa Posted: 16 Jul 2021 06:49 AM PDT SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Joseph Rano Farano Titirloloby, S.Hut., M,Si mengungkapkan minat baca masyarakat di masa pandemi Covid-2019 sangat rendah. "Karena covid setelah kami mengecek perkembangan selama 2 tahun terakhir ini, minat baca menurun," ungkap dia kepada Lelemuku.com pada Jumat, 16 Juli 2021. Titirloloby menargetkan dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan konsultasi dengan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon untuk mencari solusi kendala tersebut. Ia ingin menawarkan dua alternatif, perpustakaan online dimana siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), para mahasiswa serta masyarakat umum dapat mengakses segala literature dengan mudah dan peningkatan perpustakaan desa, sehingga warga tidak perlu lagi mengunjungi kantor perpustakaan daerah. Titirloloby menyebutkan penguataan perpustakaan desa yang sudah diterapkan pihaknya adalah saat Lomba Desa Tingkat Provinsi Tahun 2021 di Desa Kandar, Kecamatan Selaru lewat pendistribusian buku. "Masyarakat di desa tidak harus datang ke sini, tapi kami bisa menguatkan lewat perpustakaan desa," sebut Titirloloby. Diskarpus Tanimbar dalam 2 tahun terakhir juga belum menambah literasi atau buku baru disebabkan kondisi covid yang berdampak pada penganggaran. Pihaknya akan melakukan update buku pada tahun 2022. Titirloloby berharap dinas yang dipimpinnya sejak bulan Juni 2021 itu dapat mengatasi masalah rendahnya minat baca generasi muda agar visi dan misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) 'Tanimbar Cerdas' dapat tercapai dengan maksimal. "Pada APBD Perubahan kami akan coba berkonsultasi dengan pimpinan untuk menambahkan satu kegiatan pembinaan perpustakaan desa yang dapat dibiayai lewat dana desa. Kami akan turun memantau perpustakaan di desa-desa, semoga sesuai harapan," harapnya. (Laura Sobuber) |
| You are subscribed to email updates from #Lelemuku. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri




